
KOTA CILEGON — Jajaran pengurus Majelis Perwakilan Kelas atau MPK Provinsi Banten resmi dilantik di Kota Cilegon pada Sabtu (19/4/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan peran pelajar dalam membangun kepemimpinan, karakter, serta partisipasi aktif generasi muda di lingkungan pendidikan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Irna Dimyati selaku Staf Khusus Menko Pangan sekaligus Ketua BKOW Banten, anggota DPRD Provinsi Banten H. Dede Rohana Putra, serta para pelajar berprestasi dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Irna Dimyati menegaskan bahwa MPK tidak boleh dipandang hanya sebagai organisasi pelengkap di lingkungan sekolah. Menurutnya, MPK memiliki posisi penting sebagai ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, tanggung jawab, serta keberanian pelajar dalam menyampaikan gagasan.
“MPK bukan hanya soal rapat dan program kerja. MPK adalah tempat kalian belajar menjadi pemimpin, membangun karakter, menghadirkan inovasi, dan menawarkan solusi bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Irna.
Ia juga menekankan pentingnya MPK sebagai jembatan komunikasi antara peserta didik, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan. Di tengah perkembangan teknologi digital, para pengurus MPK diharapkan mampu menggunakan media dan teknologi secara produktif untuk menciptakan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan berdampak positif.
“Tantangan generasi muda semakin besar, tetapi peluang juga semakin terbuka. Karena itu, MPK harus mampu menjadi contoh dalam memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang membangun,” tambahnya.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan pin kepada perwakilan pengurus MPK Provinsi Banten. Suasana penuh kebanggaan terlihat saat para pengurus baru mengikuti rangkaian acara hingga sesi foto bersama.
Melalui kepengurusan baru ini, MPK Provinsi Banten diharapkan semakin solid, progresif, dan mampu menjadi wadah representasi pelajar yang aktif menyuarakan aspirasi serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Banten.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pelajar Banten memiliki ruang dan tanggung jawab untuk bergerak, berprestasi, serta mengambil bagian dalam membangun masa depan daerah dan bangsa.